Rabu, 24 April 2019

LAPORAN TRIWULAN I KOMITE PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN RUMAH SAKIT UMI BAROKAH BOYOLALI PERIODE JANUARI - MARET 2019




LAPORAN TRIWULAN I
KOMITE PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN
RUMAH SAKIT UMI BAROKAH BOYOLALI
PERIODE JANUARI - MARET 2019




 





 JL. PROF. DR. SOEHARSO NO. 6 BOYOLALI
TELP. : (0276) 321 452




BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Rumah Sakit Umi Barokah telah menetapkan untuk mengikuti program Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1 tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada tahun 2018 ini.Salah satu penilaian dalam kelompok standar manajemen rumah sakit dari program akreditasi SNARS Edisi 1 tahun 2018 adalah peningkatan mutu dan keselamatan pasien.Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan pasien dan menjamin keselamatan pasien maka Rumah Sakit Umi Barokah mempunyai program peningkatan mutu dan keselamatan pasien yang menjangkau ke seluruh unit kerja yang terkait yang nantinya dipakai sebagai ukuran kinerja pelayanan RS dan sebagai manajemen kontrol untuk pengambilan keputusan.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi Direktur RS Umi Barokah , Komite Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) RS Umi Barokah dan pimpinan – pimpinan unit pelayanan dan unit kerja di RS Umi Barokah dalam menentukan indicator prioritas RS dan prioritas Unit  maka ditetapkan 65 indikator mutu yang dilakukan pengukuran mutu. Dari total 65 indikator mutu yang telah ditetapkan terdiri dari 12 indikator mutu nasional ,12 indikator mutu prioritas RS yaitu pelayanan obstetry, 35 indikator mutu unit dan 6 indikator mutu Sasaran Keselamatan Pasien. Dalam proses pengukuran semua indikator mutu RS Umi Barokah  ini dikelompokkan menjadi 3 yaitu indikator mutu area klinis , indikator mutu area manajemen dan indikator mutu keselamatan pasien. Setiap indikator dibuat profil indikatornya oleh komite PMKP bekerja sama dengan unit terkait. Pengumpulan data dilakukan oleh PIC data unit terkait. Pemantauan data dilakukan oleh unit kerja /instalasi masing masing yaitu supervisi oleh kepala instalasi /unit.Selain pemantauan yang dilakukan oelh instalasi / unit kerja masing masing, pemantauan juga dilakukan melalui program validasi data oleh anggota komite PMKP.
Validasi data dilakukan oleh anggota komite PMKP dengan cara melakukan validasi terhadap 20% sampel. Penetuan jumlah sampel yang akan dinilai dilakukan dengan systematic random sampling yaitu jumlah populasi dibagi Jumlah sampel hasilnya dijadikan kelipatan dalam pengambilan sampel. Dilakukan analisa dengan sumber data tentang indikator yang divalidasi.Hasil validasi dibandingkan dengan hasil analisa kemudian dikali 100%. Apabila didapatkan hasil > 90% maka data dikatakan valid . Target capaiandari indikator mutu yang telah ditetapkan oleh RS Umi Barokah diambil dari Kepmenkes no 129 tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, dari capaian / target yang ada di SISMADAK dan dari keputusan Kepala Instalasi / Unit terkait. Laporan hasil analisa data semua indikator mutu RS Umi Barokah  dilakukan oleh unit terkait bekerjasama dengan komite PMKP RS Umi Barokah .
Data indikator mutu yang telah ditetapkan dikumpulkan oleh Instalasi/ Unit terkait sejak bulan Oktober - Desember  2019. Semua data indikator mutu dilakukan analisa dan ditampilkan dalam bentuk grafik-grafik kecuali indikator mutu komite PPRA tidak dilakukan analisa karena sesuai dengan profil indikator dimana data akan dianalisa setelah 1 tahun. Hasil analisa data indikator mutu yang termasuk dalam 12 indikator mutu nasional RS dilakukan banchmarking dengan SISMADAK. Indikator mutu yang akan dilihat perkembangannya dalam laporan ini adalah 65 indikator mutu, hal ini dilakukan untuk mempersiapkan data yang akurat sejak tahun 2019 dalam melihat perkembangan kualitas pelayanan rumah sakit secara umum sesuai dengan indikator yangditetapkan.

B.     TUJUAN
Tujuan Umum
Tergambarnya mutu pelayanan dan penerapan keselamatan pasien di RS Umi Barokah
Tujuan Khusus
a.  Dilakukan evaluasi peningkatan mutu Rumah Sakit Umi Barokah melalui pemantauan indikator mutu yang telah ditetapkan yang dilakukan oleh setiapunit
b.  Dilakukan evaluasi program keselamatan pasien dengan pemantauan insiden keselamtanpasien
c.  Didapatkan rekomendasi dari Dewan Pengawas RS Umi Barokah  mengenai program mutu pelayanan dan penerapan keselamatan pasien di RS Umi Barokah


BAB II
HASIL KEGIATAN INDIKATOR NASIONAL
1.      Kepatuhan Jam Visite

2.      Waktu Tunggu di Rawat Jalan
 
3.      Kepatuhan Penggunaan Formularium Nasional

 
4.      Waktu Lapor Hasil Tes Kritis Laboratorium
5.      Waktu Tunggu Operasi Elektif
6.      Kejadian pasien jatuh yang berakibat kecacatan/kematian
 
7.      Kepatuhan Identifikasi Pasien



8.      Emergency Respon Time (Waktu Tanggap Pelayanan gawat Darurat ≤5 menit) 
 
10.  Kepatuhan Cuci Tangan